BMKG: Gempa Susulan M 5,2 Mengguncang Timur Laut Nagekeo tanpa Potensi Tsunami

Gempa tektonik mengguncang Flores pada Jumat (21/8/2026) pukul 01.12.55 WIB. Pemutakhiran BMKG menetapkan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 23 kilometer dan pusat di laut, 41 kilometer timur laut Nagekeo.
Gempa dangkal itu dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme sesar naik dan tidak berpotensi tsunami. Guncangan mencapai IV MMI di Sambi Rampas, Reok, dan Ruteng; III MMI di Borong, Bajawa, dan Mbay; serta II MMI di Labuan Bajo.
BMKG menyebut gempa tersebut bagian dari rangkaian susulan gempa M 7,7 pada 15 Agustus. Hingga 20 Agustus pukul 23.00 WIB telah tercatat 4.084 gempa susulan, dengan magnitudo terbesar 6,2.
Sumber: BMKG. Isi telah diparafrase.
Post a Comment
0 Comments