Era Baru Chelsea: Trisula Mematikan, Pertahanan Mengkhawatirkan

Chelsea membuka era Xabi Alonso dengan gambaran yang kontras. Kombinasi Cole Palmer, Joao Pedro, dan Morgan Rogers memberi tim daya ledak besar, tetapi lini belakang masih menyisakan banyak persoalan.
Ketimpangan itu terlihat ketika Chelsea menang 3-2 atas Fulham di Craven Cottage pada pekan pembuka Liga Inggris 2026/2027. Tim tamu mencetak gol saat pertandingan baru berjalan sekitar 30 detik dan sempat memimpin 3-1, tetapi kesalahan bertahan membuat kemenangan mereka tetap menegangkan hingga akhir.
Trio penyerang langsung menyatu
Dalam formasi 3-4-2-1, Palmer dan Rogers bergerak di belakang Joao Pedro. Ketiganya sama-sama mencetak gol, sedangkan Palmer dan Pedro saling memberikan assist. Jarak antarpemain yang rapat dan kemampuan bertukar posisi membuat Fulham kesulitan menjaga mereka.
Palmer menjadi pusat kreativitas, Rogers membawa penetrasi dari lini kedua, dan Pedro berperan sebagai ujung serangan. Skema tekanan satu lawan satu yang diterapkan Alonso juga memungkinkan Chelsea merebut bola tinggi lalu melancarkan transisi cepat. Pada gol ketiga, mereka hanya memerlukan sekitar 12 detik sejak tendangan Robert Sanchez sampai bola masuk ke gawang Fulham.
Pertahanan belum stabil
Di balik efektivitas serangan, performa Sanchez dan tiga bek tengah Chelsea belum meyakinkan. Sanchez dinilai kurang sigap pada dua gol Fulham, sementara barisan yang dipimpin rekrutan baru Maxence Lacroix beberapa kali kehilangan lawan, baik saat memainkan garis tinggi maupun ketika bertahan lebih dalam.
Intensitas Chelsea juga turun setelah menit ke-60. Mereka hanya mencatat dua tembakan pada setengah jam terakhir, jauh lebih sedikit dibandingkan 16 percobaan selama satu jam pertama. Fulham bahkan memperoleh peluang besar melalui Antonee Robinson pada menit ke-77, tetapi tembakannya melenceng saat tinggal berhadapan dengan Sanchez.
Alonso mengakui struktur pertahanan timnya masih perlu diperbaiki. Chelsea telah memperlihatkan gaya cepat dan lugas dengan penguasaan bola hanya 38,5 persen, tetapi mereka tidak bisa terus bergantung pada kualitas trio di depan. Pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, juga menilai timnya terlalu mudah memberikan gol akibat kesalahan sendiri.
Sumber artikel: https://www.kompas.id/artikel/era-baru-chelsea-trisula-mematikan-pertahanan-mengkhawatirkan
Post a Comment
0 Comments